JAKARTA -- Bulan ini tepat lima tahun kasus Bank Century bergulir. Sejauh ini
KPK baru mampu menetapkan satu tersangka, yaitu Budi Mulya, Deputi V
Bidang Pengawasan Bank Indonesia.
Pemeriksaan Jusuf Kalla dan Wakil Presiden Boediono menjadi kado yang seharusnya berguna bagi penuntasan kasus ini.
“Ada
bagian yang masih gelap dalam kasus ini. KPK harus mampu memberi
kejelasan mengenai pembengkakan dana talangan,” ujar sekjen Partai
NasDem Patrice Rio Capella dalam keterangan tertulisnya, Senin
(25/11/2013).
Hasil pemeriksaan KPK sejauh ini sedikit membuka tabir gelap dongeng Century.
“Saya
rasa, adanya aliran dana sebesar Rp 6 triliun tanpa diketahui petinggi
negara adalah mustahil. Beberapa pihak bisa saja terlibat dalam dongeng
ini dan ini menjadi tantangan yang sangat rumit bagi KPK,” ujar Patrice
mengomentari hasil pemeriksaan Wakil Presiden Boediono.
Caleg
Partai NasDem Dapil Bengkulu ini menekankan pentingnya mengungkap siapa
sesungguhnya aktor utama di balik keputusan penggelontoran dana Rp. 6
triliun tersebut. Menanggapi pemeriksaan yang sudah dilakukan KPK,
Patrice Rio beranggapan langkah selanjutnya adalah pertemukan Boediono,
Sri Mulyani, dan Jusuf Kalla secara bersamaan dan konfrontir keterangan
mereka.
“Pemeriksaan tidak bisa cuma dilakukan satu kali,” tutur mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi Bengkulu periode 2004-2009.
Sehubungan
tokoh-tokoh yang dianggap memegang peran kunci telah diperiksa, Patrice
menilai idealnya kasus ini bisa selesai sebelum pemilihan presiden
bulan Juli 2014. Yang dibutuhkan KPK sekarang adalah aksi.
”Hingga
menjelang Pemilu 2014, Kasus Century masih menjadi persoalan yang belum
mampu diselesaikan pemerintahan SBY. Jika belum selesai juga setelah
pilpres, semoga pemerintah selanjutnya dapat menyelesaikan kasus yang
rumit ini," kata Patrice.(*)
